Dalam Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Penghitungan Hasil Perolehan Suara Pemilukada dan Wakil Kepala daerah oleh KPU Ngawi yang berlangsung di Gedung Eka Kapti tersebut pasangan Budi Sulistyono alias Kanang-Ony Anwar memperoleh suara 222.588 atau 54,38%.
Sementara urutan berikutnya disusul pasangan Maryudhi Wahyono-Suratno (MARS) yang memperoleh peringkat dua dengan suara 99.059 atau 24,20%, pasangan Ratih Sanggarwati-Khoirul Anam (RAKA) masuk peringkat tiga perolehan suara 58.310 suara atau 14,24%, pasangan Tri Suyono-Suramto (NOTO) peringkat empat dengan perolehan suara 18.444 atau 4,51% serta pasangan Mohamad Rosidi-Siti Amsiyah (ROSA) yang berangkat dari perseorangan mendapat urutan paling bawah dengan perolehan suara 10.939 atau 2,67%.
Ketua KPU Kabupaten Ngawi Sunarto dalam sambutannya mengatakan hasil tersebut masih bersifat sementara belum ada penetapan resmi karena masih menunggu tiga hari jika ada salah satu calon yang keberatan dengan hasil suara tersebut.
"Dengan demikian suara terbanyak di raih oleh pasangan nomor urut 3 Budi Sulistyono alias Kanang-Ony Anwar dan dalam 3 hari kedepan KPU akan menerima keberatan dari salah satu calon jika ada," ucap Sunarto sebelum mengakhiri Rapat Pleno, Selasa (18/5/2010).
Dalam Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Penghitungan Hasil Perolehan Suara Pemilukada dan Wakil Kepala Daerah tidak tampak satu calonpun yang datang. Hanya satu saksi dari calon incumbent datang dalam acara tersebut yakni saksi dari pasangan Budi Sulistyono alias Kanang-Ony Anwar.
Sementara itu dalam pelaksanaan PemiluKada kabupaten Ngawi yang berlangsung 12 Mei 2010 kemarin dari data KPU menyatakan bahwa Jumlah surat suara yang tidak sah dalam Pilkada Ngawi cukup tinggi yakni mencapai 76.740 orang atau 15,79 persen dari jumlah pemilih yang menggunakan hak pilihnya sebanyak 485.384 pemilih atau 65,68 persen dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) 738.970 orang. Sedangkan surat suara sah mencapai 409.340 suara atau 84,21 persen.
(fat/fat)











































