Pantauan detiksurabaya.com, hingga Senin (17/5/2010) siang kendaraan roda dua dan roda empat ukuran kecil sudah bisa lewat. Meski begitu, pengemudi harus ekstra hati-hati. Pasalnya bidang jalan yang berhasil dibuka baru selebar 2 meter.
"Untuk sampai pada kondisi normal masih dibutuhkan 2 sampai 3 hari lagi. Apalagi cuaca hari-hari ini hujannya tidak menentu," terang Martin Ma'ruf, Kepala UPT Bina Marga Jawa Timur di lokasi, Senin (17/5/2010).
Martin mengaku, untuk mempercepat pembersihan longsoran seharusnya dilakukan penambahan alat berat. Hanya saja, upaya tersebut terkendala sulitnya medan. Bidang jalan di lokasi longsor cukup sempit sehingga tidak memungkinkan dilalui alat berat lebih dari satu unit.
Terkait pemeliharaan sisa tebing yang rawan longsor, lanjut Martin, hal itu akan dilakukan secara bertahap. UPT Bina Marga juga akan berkoordinasi dengan lembaga terkait. Terlebih lahan diatas gunturan juga terdapat pemukiman dan jaringan listrik.
"Hal itu akan dibicarakan dengan pemerintah daerah dan PT PLN," terang Martin.
Seperti diberitakan, jalur Pacitan-Ponorogo sempat lumpuh total akibat tertutup bongkahan batu, di Dusun Gupit, Desa Kedungbendo, Kecamatan Arjosari, Minggu (16/5/2010) siang. Besarnya bongkahan batu menyulitkan evakuasi sementara arus lalu lintas terhenti.
(fat/fat)










































