Sementara alat berat yang tersedia sangat terbatas. 1 Unit bulldozer yang disiagakan pun tak mampu dioperasikan.
"Saya sudah berkoordinasi dengan Balai Pemeliharaan Jalan Jawa Timur di Pacitan. Yang jelas secepatnya diupayakan tertangani," ujar Ketua Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten Pacitan, Mulyono, saat dihubungi detiksurabaya.com, Minggu (16/5/2010) malam.
Mulyono, mengatakan pembersihan jalur tersebut sepenuhnya merupakan kewenangan Balai Pemeliharaan Jalan (BPJ) Jawa Timur. Meski begitu pihak pemerintah daerah tetap siap membantu jika diperlukan.
"Kita siap membantu. Tapi saat ini semua alat berat yang kita punya masih berada di lapangan untuk evakuasi bencana yang lain," tambahnya.
Pantauan detiksurabaya.com, jalur Pacitan-Ponorogo dan sebaliknya masih tertutup untuk kendaraan roda empat. Sementara jalur mulai terbuka untuk kendaraan roda dua. Hanya saja, karena sempitnya sisa jalan, pemgemudi harus mengangkat kendaraannya saat melintasi sisi longsoran. (bdh/bdh)










































