"Saya rutin menstruasi tiap bulan dan tidak dilep (sakit saat haid), semua normal tidak ada yang aneh," kata Suryati kepada detiksurabaya.com saat menggendong anaknya yang diberi nama M.Wahyu Cahyono (6 hari), Kamis (13/5/2010).
Bahkan selama ini, kata Suryati, dirinya masih mampu bekerja sebagai buruh tani. Sehari-harinya menanam padi dan menebar benih dan mengangkat gabah sendirian seberat 25kg. Tubuhnnya tidak terasa cepat capek, seperti keluhan orang-orang yang sedang hamil.
Layaknya orang yang hamil, Suryati pun tidak merasa ngidam atau makan-makanan yang berasa asam. "Saya tidak merasakan hal aneh seperti orang hamil. Malah saya bisa mengangkat beban berat sendirian selama ini," jelasnya.
Sebelumnya seorang wanita, Suryati (37) asal Desa Sukosewu, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar melahirkan tanpa proses hamil. Tiba-tiba Jumat (7/5/2010) saat akan tidur sekitar pukul 20.40 WIB perutnya membesar, sakit dan melahirkan seorang bayi laki-laki.
Bidan yang datang ke rumah setelah dijemput keluarga Suryati hanya memotong tali pusar tanpa ada darah seperti proses melahirkan pada umumnya. (fat/fat)











































