Sejak melahirkan tanpa hamil Jumat (7/5/2010) lalu, janda dua anak ini menerima tamu tiap harinya. Warga tampak penasaran dan ingin melihat dari dekat bayi laki-laki yang sudah dalam kondisi disunat dan diberi nama M.Wahyu Cahyono.
"Kok bisa ya melahirkan tanpa terlihat hamil dan berhubungan layaknya suami istri. Suaminya sudah meninggal dan tubuh Bu Suryati juga kurus. Tubuhnya juga tidak menunjukkan tanda-tanda habis melahirkan," kata salah satu warga tetangga Desa Talun, Supingah (38) kepada detiksurabaya.com di rumah Suryati, Kamis (13/5/2010).
Rasa heran juga menghinggapi jika melihat ciri-ciri fisik Suryati yang hanya memiliki berat badan 45 kg. Padahal berat badan bayi yang baru dilahirkan mencapai 2,9 kg. Selama kurun waktu 9 bulan lalu, dirinya juga rutin haid tiap bulan dan normal."Sebelum melahirkan kemarin, saya rutin menstruasi tiap bulan dan tidak dilep (sakit)," tambahnya heran.
Hingga pukul 09.00 WIB, warga masih tampak berjubel di rumah Suryati. Mereka bergantian menggendong bocah yang tidak pernah rewel. Bayi berkulit putih itu hanya menangis saat haus dan mengganti popoknya.
Sebelumnya seorang wanita, Suryati (37) asal Desa Sukosewu, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar melahirkan tanpa proses hamil. Tiba-tiba Jumat (7/5/2010) saat akan tidur sekitar pukul 20.40 WIB perutnya membesar, sakit dan melahirkan seorang bayi laki-laki.
Bidan yang datang ke rumah setelah dijemput keluarga Suryati hanya memotong tali pusar tanpa ada darah seperti proses melahirkan pada umumnya. (fat/fat)











































