Diduga Idap HIV/AIDS, Jenazah SW Ditelantarkan Warga

Diduga Idap HIV/AIDS, Jenazah SW Ditelantarkan Warga

- detikNews
Selasa, 11 Mei 2010 17:35 WIB
Diduga Idap HIV/AIDS, Jenazah SW Ditelantarkan Warga
Mojokerto - Sesosok jenazah warga Desa Wates Umpak, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, SW (29) dibiarkan tergeletak di rumahnya hingga 6 jam. Keluarga dan warga setempat tak bersedia memandikan jenazah SW. Karena SW diduga mengidap HIV/AIDS.

Sebelumnya, SW dirawat di RSI Sakinah karena demam dan kondisi kesehatannya terus menurun. Setelah meninggal di RSI Sakinah, jenazah SW dipulangkan tanpa dimandikan, Selasa (11/5/2010). Hal ini semakin menguatkan kekhawatiran keluarga dan warga.

Di desa itu beredar kabar jika SW pernah tinggal di Lokalisasi Dolly, Surabaya. "Sejak
awal masyarakat sudah curiga jika SW sakit karena HIV/AIDS, lalu kami bawa ke rumah
sakit," kata Kepala Desa Wates Umpak, Kopan (45) kepada wartawan di depan rumah SW.

Karena keluarga dan warga tidak bersedia memandikan SW, perangkat pemerintah Desa
Wates Umpak lalu meminta bantuan Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto. Sejumlah
pegawai dinkes lalu datang ke rumah SW dengan membawa beberapa bungkus jaket anti
virus.

Setelah memberi penjelasan, 3 anggota keluarga SW lalu bersedia memandikan jenazah
SW dengan mengenakan jaket anti virus. "Jangankan warga, keluarga saja khawatir
dengan kondisi ini," kata Sugianto (29), salah seorang pelayat.

Pegawai Dinkes Kabupaten Mojokerto, Imam Adjib (34) membantah jika SW meninggal
akibat HIV/AIDS. Menurut Imam, SW meninggal karena mengidap TBC sehingga kesehatannya terus menurun, meski sudah dibawa dan dirawat di rumah sakit.

Setelah dimandikan, jenazah SW lalu disalati dan dimakamkan di TPU Desa Wates Umpak. Sementara pihak RSI Sakinah menolak memberikan data seputar kondisi kesehatan SW. "Data pasien bersifat rahasia," kata seorang staf di RSI Sakinah.
(fat/fat)
Berita Terkait