Pantauan detiksurabaya.com menunjukkan, kericuhan kampanye pasangan SuSu tampak terjadi setelah kegiatan dimulai, Sabtu (1/5/2010) sekitar pukul 10.00 WIB. Bermula saling senggol joget hiburan dangdut yang dihadirkan, sesama peserta kampanye berulang kali terlibat saling pukul. Meski aparat keamanan polisi juga bisa menenangkan massa, kejadian tersebut memaksa kampanye dihentikan sejenak.
Puncak kericuhan justru terjadi saat kampanye hampir berakhir. Tanpa sebab yang pasti, seorang pemuda yang ada di bagian belakang kerumunan massa mendadak tersungkur dengan luka robek di bagian kening dan tangan.
Polisi yang mendapati kejadian tersebut langsung melarikan korban ke rumah sakit. Meski belum bisa mengidentifikasi korban, melihat luka yang dialami dugaan sementara dia adalah korban pembacokan.
"Tapi siapa yang melakukan, itu yang masih perlu didalami," ungkap salah seorang anggota kepolisian di lokasi kejadian.
Meski diwarnai jatuhnya korban luka, kampanye tetap dibiarkan berlangsung. Sesuai dengan izin yang dikeluarkan kepolisian, kegiatan tersebut diagendakan berakhir pukul 16.00 WIB.
Pasangan SuSu menjadi salah satu calon bupati dan wakil bupati dalam pemilihan Bupati Kediri tanggal 12 Mei mendatang. Pasangan tersebut memiliki nomor urut pencalonan 1 dari 3 pasangan yang bertarung, dan diusung oleh koalisi Partai Demokrat, PKB, PBB, dan PKS.
(fat/fat)










































