Ratusan Buruh Kepung Balaikota Malang

Ratusan Buruh Kepung Balaikota Malang

- detikNews
Kamis, 29 Apr 2010 11:13 WIB
Ratusan Buruh Kepung Balaikota Malang
Malang - Ratusan buruh tergabung berbagai elemen diantaranya Solidaritas Perjuangan Buruh Indonesia (SPBI) menggelar unjuk rasa di depan Balaikota Malang, Kamis (29/4/2010).

Dalam aksinya para buruh meminta penghapusan UU No 2 Tahun 2004 tentang Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) yang dinilai merugikan buruh. Selain itu para buruh menuntut penghapusan sistem kerja outsourching atau kontrak, PHK sepihak, dan pemberlakukan upah nasional. Tak ketinggalan buruh juga meminta 1 Mei menjadi Hari Libur Nasional.

Ketua Umum SPBI Lutfi Khafid menuturkan, buruh akan terus memperjuangkan haknya. "Buruh merupakan pahlawan ekonomi. Namun, banyak buruh yang tak mendapatkan haknya. Kita akan terus meneriakkan haknya. Meskipun selalu tidak dipenuhi," teriak dalam orasinya.

Lutfi menambahkan, negara ini telah dipenuhi koruptor dari mulai pejabat, TNI dan Polri serta wakil rakyat. "Para koruptor ini hanya mengedepankan kepentingan pribadi. Wakil rakyat korupsi kita yang malu, karena mereka wakil rakyat. Kita buruh tidak pernah diperdulikan," jelas Lutfi.

Dalam aksi ini SPBI menilai rezim Susilo Bambang Yudhoyono dan Boediono antek neolib, mereka telah gagal mensejahterakan rakyat.

"Buruh menjadi korban utama bagi kebijakan rezim yang berpihak pada pemodal asing," jelasnya.

Bentuk tuntutan serta protes disampaikan juga melalui tulisan pada poster dan spanduk. Puluhan aparat keamanan mengawal aksi buruh sejak mereka melakukan longmarch menuju Balaikota Malang. Pendemo mengaku aksi ini mengawali aksi Hari Buruh 1 Mei. Secara bergantian para buruh berorasi meneriakkan tuntutannya.
(fat/fat)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini