"Kita sudah mengoperasikan 9 pompa untuk membuang genangan air di Jalan Porong," kata ujar Humas Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS), Achmad Zulkarnain, saat dihubungi detiksurabaya.com, Minggu (25/4/2010).
Zulkarnain mengatakan, secara logika dengan mengoperasikan 9 mesin pompa, genangan air di Jalan Porong, bisa menyusut tidak kurang dari 2 jam. Namun pihaknya tidak bisa berbuat apa-apa, karena air disalurkan ke Sungai Ketapang
"Genangan air banjir kita salurkan ke Sungai Ketapang. Karena kondisi permukaan Sungai Ketapang sekarang ini lebih tinggi dari permukaan Jalan Porong, sehingga air kembali lagi ke Jalan Porong," tuturnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, hujan deras yang mengguyur kawasan semburan lumpur Lapindo membuat Jalan Raya Porong berubah menjadi seperti sungai. Akibatnya genangan ini, aspal di beberapa titik Jalan Porong berlubang hingga kedalamannya mencapai sekitar 90 meter. Kondisi tersebut mengakibatkan arus lalu lintas di Porong padat dan macet. (bdh/bdh)










































