"Yang menemukan pertama kali itu salah seorang satpam bernama Arifin," kata Kapolsek Wonomerto, AKP Kusmidi kepada detiksurabaya.com, Sabtu (17/4/2010).
Kusmidi mengungkapkan Jumani ditemukan dalam kondisi tewas pada pukul 23.00 WIB, Jumat (16/4/2010) malam. "Sebelum kejadian, satpam bernama Arifin itu merasa curiga, karena korban biasanya mengantarkan kopi untuk para satpam. Kebetulan korban memang bagian memasak di dapur pabrik," ungkapnya.
Karena tak kunjung mengantarkan kopi ke pos penjagaan, kata Kusmidi, Arifin lalu mendatangi tempat tinggal korban. Namun begitu diketuk pintu kamarnya, korban tak juga menyahut dari dalam.
Begitu pintu didobrak, Arifin terkejut karena korban ditemukan terlentang dengan tubuh telanjang bulat di atas ranjang. "Berdasarkan indentifikasi tidak ada tanda-tanda adanya penganiayaan," tuturnya.
Namun dugaan sementara, kematian korban itu diduga karena over dosis obat sesak nafas. Terbukti, saat dilakukan penyelidikan, polisi telah menemukan sebuah obat tablet yang ada di atas meja kamar korban.
(wln/wln)











































