Dirawat Sehari, Nur Alia Meninggal Dunia

Bapak & Anak Gosong

Dirawat Sehari, Nur Alia Meninggal Dunia

- detikNews
Kamis, 15 Apr 2010 13:29 WIB
Dirawat Sehari, Nur Alia Meninggal Dunia
Banyuwangi - Sehari setelah dirawat akhirnya Nur Alia (4), bocah yang sekujur tubuhnya hangus tersambar api dari bensin motor bapaknya akhirnya meninggal dunia. Bocah asal Desa Sukorejo Kecamatan Bangorejo, Banyuwangi, meninggal dunia, Rabu (14/4/2010) malam.

Jenazah Nur Alia dikebumikan di TPU desa setempat, Kamis (15/04/2010) sekitar pukul 07.00 WIB. Korban meninggal dunia saat perjalanan rujukan ke RSU Syaiful Anwar (RSSA), Malang. 

"Pasien meninggal dunia tadi malam mas, saat dalam perjalanan ke Malang untuk dirujuk," jelas dokter RS Al-Huda, Gambiran, Banyuwangi, dr Sugeng yang merujuk pasien kepada wartawan.

Diduga korban meninggal dunia setelah kondisi kesehatannya memburuk, lantaran luka bakar yang mencapai 90 persen. Informasi yang dihimpun, selain kondisi tubuhnya drop karena luka bakar, luka-lukanya juga sudah terinfeksi.

Sebelumnya, Nur Alia sempat mendapat perawatan intensif di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Al-Huda, Gambiran, Banyuwangi. Kabar duka tersebut sepertinya belum diketahui oleh Suwadi (40), bapak kandung Nur Alia, yang juga mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya. Saat ditemui detiksurabaya.com di kamar perawatan, Suwadi mengaku jika anaknya sekarang sedang dirawat di RSU Syaiful Anwar, Malang.

"Anak saya dirujuk ke Malang mas, mohon doanya ya mas," ucap Suwadi sambil meringis
kesakitan saat seorang perawat menyuntikan cairan pada lengan kanannya.

Suwadi sengaja belum diberitahu pihak keluarga perihal kematian anak perempuannya. Hal itu dikhawatirkan akan mengganggu psikologis Suwadi dalam proses penyembuhan luka bakarnya yang mencapai 90 persen. Dari pantauan detiksurabaya.com, sekujur tubuh Suwandi yang terkena luka bakar saat ini membengkak.

"Belum, belum kami beritahu. Waktunya belum tepat," ucap salah seorang kerabat Suwadi, di ruang Sabar 1, tempat Suwadi dirawat.

Sebelumnya, bapak dan anak ini mengalami musibah saat Suwadi sedang memindahkan bensin dari tangki sepeda motornya yang berada di dapur rumah ke dalam jerigen, Rabu (14/4/2010). Naas, Suwadi tak menyadari jika api di dalam tungku perapian dapurnya masih menyala.

Dalam sekejap, bensin di tangannya berubah menjadi api yang membakar tubuhnya. Saat bersamaan datang Nur Alia, anak perempuannya yang akhirnya ikut terbakar. Sebelum akhirnya dirawat di rumah sakit, keduanya ditolong oleh para tetangga. (fat/fat)
Berita Terkait