Tebing di Kawasan Wisata Air Terjun Dolo Kediri Longsor

Tebing di Kawasan Wisata Air Terjun Dolo Kediri Longsor

- detikNews
Rabu, 14 Apr 2010 12:27 WIB
Tebing di Kawasan Wisata Air Terjun Dolo Kediri Longsor
Kediri - Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Kediri dalam 4 hari terakhir, mengakibatkan tebing setinggi 30 meter di Dusun Ampel Gading, Desa Jugo, Kecamatan Mojo, longsor. Imbasnya, akses jalan ke kawasan wisata Air Terjun Dolo tertutup.

Informasi yang berhasil dihimpun detiksurabaya.com menyebutkan, longsor terjadi pada Selasa (13/4/2010) malam, setelah sebelumnya hujan lebat turun selama hampir 7 jam. Lebar tebing yang longsor mencapai 15 meter, dengan material tanah bercampur batu menutup badan jalan selebar 3 meter.

"Kemarin itu hujannya memang lebat. Belum lagi 4 hari sebelumnya hujan juga terus turun," ujar Sekretaris Desa Jugo, Suparman, saat berbincang dengan detiksurabaya.com mengenai penyebab terjadinya longsor, Rabu (14/3/2010).

Lanjut Suparman, akibat dari longsor tersebut akses jalan ke kawasan wisata Air Terjun Dolo tertutup. "Kalau roda 2 mulai pagi tadi sudah bisa lewat, meski juga harus hati-hati. Sedangkan roda 4 terpaksa putar sekitar 5 kilometer," imbuhnya.

Untuk proses evakuasi material lonsgor, warga masyarakat dengan dibantu aparat TNI dan staf Dinas PU Kabupaten Kediri telah melakukan kerja bakti, meski pelaksanaannya harus dilakukan secara manual. Ini setelah sebuah alat berat yang telah didatangkan belum dapat dioperasikan, karena belum tersedianya operator.

"Sampai siang ini kami sudah koordinasi dengan Dinas PU, katanya operatornya masih perjalanan. Sambil menunggu, sejak pagi memang evakuasi material terpaksa dilakukan manual," jelas Suparman.

Selain mengakibatkan tertutupnya akses jalan ke kawasan wisata Air Terjun Dolo, longsor tersebut juga mengancam keselamatan 16 KK yang tinggal tepat di atas tebing yang longsor. Pemerintah Desa setempat mengaku telah memberikan imbauan agar mereka bersedia mengungsi, apabila setiap saat hujan kembali turun.

Namun permintaan tersebut ditolak warga. Mereka lebih memilih bertahan di rumahnya, dan berharap Pemerintah Kabupaten Kediri secepatnya menguatkan tebing yang rawan longsor, agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

"Kalau ngungsi ya jangan lah. Mintanya ya Pemkab bisa pasang gronjong di tebing itu, biar kalau hujan lagi nggak sampai longsor," ujar Rokhim (23), salah seorang warga Desa Jugo.
(bdh/bdh)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait