"Saya tadi menanyakan kepada salah satu sesepuh di Nganjuk. Kata beliau tulisan itu fa insya Allah asli," ujar H. Abdul Mu'id Anwar, pemilik kayu yang juga mantan wakil bupati Pacitan kepada detiksurabaya.com, Senin (12/4/2010) petang.
Selain memastikan kalau tulisan di dalam batangan kayu sepanjang 2 meter itu asli, terang Mu'id, sesepuh yang namanya dirahasiakan itu meyakini temuan kayu ajaib ini menjadi pertanda PKB akan berkembang dari pedesaan.
Pangasuh Pondok Pesantren Al Anwar Pacitan itu juga mengungkapkan, sebelum mendapatkan kayu ia tidak pernah menerima firasat apapun. Demikian pula, Kusrin (50) warga Desa Mantren Kecamatan Kebonagung yang pertama kali mendapati kayu langka itu juga tidak bercerita
apapun.
Hingga Senin (12/4/2010) malam, kayu aneh bertuliskan PKB masih tersimpan di rumah mantan wakil Bupati Pacitan tersebut di Jalan Basuki Rahmat, Pacitan.
(fat/fat)











































