"Kami berikan kesempatan kepada pihak sekolah untuk membicarakan masalah ini dengan wali murid. Tapi kalau ada pengaduan tetap akan dilakukan penegakan hukum" kata Kapolres Pacitan, AKBP Wahyono dihubungi detiksurabaya.com, Senin (12/4/2010) siang.
Kapolres mengungkapkan, guna mengetahui motif tindak pemukulan tersebut pihaknya menurunkan anggota polsek ke lokasi. Hanya saja, hasilnya secara resmi belum dilaporkan.
Sebagai langkah pro aktif, imbuh Kapolres, polisi akan memanggil sejumlah pihak yang terkait kejadian itu. Antara lain pelaku, kepala sekolah, wali murid serta para murid yang menjadi korban.
"Upaya cross check itu perlu untuk mengungkap fakta sebenarnya," tambah perwira polisi kelahiran Solo itu.
Sementara untuk mencegah terulangnya kejadian anarkhis serupa, jajaran polres akan terus mengintensifkan pembinaan ke sekolah. Hal itu dilakukan dengan menugaskan personel sebagai inspektur upacara secara bergiliran dalam upacara bendera tiap hari Senin.
(fat/fat)










































