Diduga Depresi, Gadis Berjilbab Bunuh Diri Terjun ke Sungai

Diduga Depresi, Gadis Berjilbab Bunuh Diri Terjun ke Sungai

- detikNews
Jumat, 02 Apr 2010 14:38 WIB
Kediri - Masyarakat di sekitar aliran Sungai Brantas, di Kelurahan Bandar Kidul, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, gempar. Pasalnya seorang gadis yang mengenakan jilbab warna hitam bunuh diri dengan terjun dari atas jembatan.

Wagiyo, warga yang tinggal di sekitar lokasi kejadian menuturkan, peristiwa bunuh diri yang dilakukan gadis berjilbab tersebut berlangsung sangat cepat. Korban yang dalamĀ  2 hari terakhir terlihat mondar-mandir mendadak langsung meletakkan sepedanya, dan tak berselang lama langsung terjun bebas ke dalam sungai yang memiliki jarak sekitar 4 meter dari atas jembatan.

"Yang saya lihat dia meletakkan sepeda dan langsung naik ke atas jembatan. Saat saya coba teriakai, dia sudah langsung jatuh begitu saja," ungkap Wagiyo kepada wartawan di sekitar lokasi, Jumat (2/4/2010).

Warga kemudian melaporkan peristiwa itu ke aparat kepolisian yang tak berselang lama langsung datang untuk melakukan olah TKP. Namun sayang minimnya informasi menjadikan polisi kesulitan mengungkap identitas pelaku bunuh diri. Dari sekitar lokasi kejadian polisi hanya mengamankan sebuah sepeda angin merek Phoenix warna merah.

Sementara itu Kapolsek Mojoroto AKP Budi Nariyanto mengatakan, hasil penyelidikan yang dilakukan pihaknya, identitas korban diketahui bernama Santi Prasetyo (22), warga Desa Teken, Kecamatan Loceret, Nganjuk.

"Identitas korban kami ketahui setelah keluarganya kami hubungi dan kami undang ke kantor. Kami sendiri berhasil mengetahui identitasnya, dari sedikit demi sedikit informasi yang dihimpun anggota di lapangan," kata Budi.

Motif bunuh diri yang dilakukan korban, dugaan sementara karena perasaan depresi yang dialami korban. "Penyebabnya apa belum diketahui, karena keterangan dari keluarga hanya menyebut korban memang belakangan diketahui murung," tuturnya.

Saat ini kepolisian di Mapolsek Mojoroto tengah berkoordinasi dengan Tim SAR Satuan Brimob Polda Jatim, untuk berusaha menemukan korban yang diduga telah meninggal dunia.
(wln/wln)
Berita Terkait