Demo Tolak Tambang, Mahasiswa Dibogem Satpam Kampus

Demo Tolak Tambang, Mahasiswa Dibogem Satpam Kampus

- detikNews
Kamis, 01 Apr 2010 16:22 WIB
Jember - Seorang aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Jember, dipukul oleh seorang satpam Universitas Jember (Unej) ketika berdemo di kampus tersebut, Kamis (1/4/2010) siang.

Zainal, mahasiswa dari Fakultas MIPA Unej itu dipukul kepalanya dengan tangan kosong ketika akan memakaikan baju ke patung pendiri Unej di depan gedung rektorat Unej.

Aktivis PMII melakukan aksi untuk menolak sejumlah tempat yang akan dibuka menjadi areal penambangan. "Dan rekomendasi dari lembaga penelitian Unej, malah seakan memberi lampu hijau kepada Pemkab, dengan merekomendasikan sejumlah daerah yang bisa dibuka untuk penambangan, tidak hanya galian C," ujar Abdurrahman Ketua PMII Jember.

Karena rekomendasi yang tidak sesuai dengan rencana tata ruang dan wilayah nasional untuk Kabupaten Jember, maka PMII melakukan aksi unjuk rasa menolak penambangan. Aksi itu dilakukan di Unej dan DPRD Jember.

Karena merasa malu dengan rekomendasi dari Lemlit Unej, maka mahasiswa mencoba memakaikan baju ke pendiri Unej. Namun aksi mahasiswa itu dihentikan oleh satpam. Bahkan salah satu mahasiswa dipukul kepalanya.

Setelah beraksi di depan kantor rektorat Unej, mahasiswa berunjukrasa di gedung DPRD Jember. "Kami minta anggota dewan menolak tambang itu. Karena penambangan mengancam lingkungan Jember," tegas Abdurrahman.

Sejumlah daerah yang direkomendasikan untuk ditambang adalah penambangan pasir besi di Paseban - Kencong, batu piring di Kecamatan Kalisat dan batu kapur di Kecamatan Silo.

(bdh/bdh)
Berita Terkait