Camat Kwadungan Setiono mengatakan untuk Kecamatan Kwadungan sebanyak 885 rumah dan 5 SD tergenang banjir. "Kita masih memantau terus banjir karena tampaknya juga makin naik untuk wilayah barat tepatnya di Desa Kendung. Dan kebanyakan rumah-rumah ada yang tergenang dan sebagian juga sudah terendam," jelas Setiyono kepada detiksurabaya.com saat di SMP Negeri I Kwadungan, Rabu (31/3/2010).
Setiyono menambahkan, 9 desa di Kwadungan yang dilanda banjir yakni Purwosari sebanyak 193 rumah dan 1 SD, Desa Dinden ada 84 rumah dan 1 SD, Desa Tirak ada 142 rumah dan 1 SD, Desa Simo ada 93 rumah 1dan SD, Desa Kendung ada 62 rumah, Desa Waruk Kalong sebanyak 73 rumah, Desa Pojok sebanyak 102 rumah, Desa Jenangan sebanyak 63 rumah dan Desa Sumengko sebanyak 73 rumah 1 SD.
Sedangkan Kecamatan Pangkur yang ada di utara Sungai Madiun ada 4 desa yakni Waruk Tengah, Gandri, Paras dan Pangkur. Sedangkan Kecamatan Geneng sebanyak 1 desa di Desa Kasreman seperti yang diberitakan sebelumnya masuk Kecamatan Kwadungan. Selain menggenangi ratusan rumah dan sekolah , banjir juga merendam ratusan ratusan hektar tanaman padi yang baru ditanam 1 minggu dan usai dipupuk.
Pantaun detiksurabaya.com 2 perahu karet masih disiagakan untuk mengevakuasi warga yang akan ke rumahnya. Sebagian warga mengungsi ke rumah-rumah yang bebas banjir. Sementara jalur alternatif Ngawi-Madiun lewat Kwadungan masih terputus sejauh 7 KM akibat genangan air antara 30-60 cm.
(fat/fat)










































