Hal ini diungkapkan oleh Ketua Panitia lokal KSN Peni Suparto saat melakukan sidak terakhir di GOR Ken Arok, Senin (29/3/2010) sore. Kongres sendiri akan mulai dilangsungkan Selasa (29/3/2010).
Peni yang juga menjabat sebagai Walikota Malang ini menuturkan bahwa GOR Ken Arok akan steril sejak Senin malam, sesuai dengan prosedur tetap dari pengamanan kepala negara.
"GOR Ken Arok steril mulai pukul 10 malam ini. Itu sudah prosedur pengamanan presiden," ujarnya.
Politisi PDIP itu juga mengungkapkan bahwa saat ini persiapan lokasi kongres sudah hampir 90 persen. "Semua harus selesai pukul 10 malam nanti," ungkapnya.
Menurut Peni, panitia juga menyediakan lokasi pendaratan heli untuk kedatangan Presiden SBY ke GOR Ken Arok. Namun, dia mengaku belum tahu apa Presiden SBY datang menggunakan heli.
"Kami panitia menyediakan alternatif, apakah nanti digunakan atau tidak, kami belum mengetahuinya," ujar Peni.
Sementara itu di sekitar areal lokasi kongres dilaksanakan, sejumlah Aremania melepas spanduk ataupun baliho bernada politik. Pencopotan ini dilakukan agar pelaksanaan kongres tidak diwarnai nuansa politis.
"Kami akan menurunkan semua spanduk ataupun baliho bernada politik. Kami tidak perduli siapa yang memasangnya. Karena kongres ini harus bebas politik," tegas Hasmi salah satu Aremania kepada detiksurabaya.com.
Tindakan dilakukan Aremania ini juga didukung oleh Peni Suparto, dirinya menegaskan kongres harus benar-benar bebas dari politik. "Ini masalah sepakbola, bukan politik," tuturnya.
(fat/fat)











































