"Iya, memang dulu anak saya ditangkap polisi tahun 2004 kalau ndak salah, lupa saya. Nangkapnya waktu masih ikut mondok Ngruki milik Ustat Baasyir. Tapi sudah bebas 2 tahun lalu dan tinggal di Klaten, saya tak percaya kalau anak saya terlibat teroris," kata KH Buchori Burhanudin, Ponpes Al Muslimun, Magetan, kepada detiksurabaya.com, Senin (29/3/2010).
Menurut Buchori, selama ini Lutfi masih sering pulang ke Ponpes Al Muslimun yang baru dibangun tahun 2001. Lutfi pulang sebulan sekali untuk mengirim buku pelajaran dan menjenguk istri dan anaknya yang masih balita.
Masih menurut Buchori, setiap datang, Lutfi tidak lama hanya 1 hari semalam. Bahkan dia kadang juga tidak bermalam. Lutfi kemiliki seorang istri yang bernama Aminah (29), dan 2 anak yang masih balita umur 3,5 tahun dan 6 bulan.
Ubait Al Lutfi Haidaroh Al Abu jakfar alias Lutfi mempunyai 9 saudara yakni Hawin (37), Adib (29), Umar (28), Miftah (33), Alfa (39), Rahma (17), Rohmah (15) dan I,in (13). Dari ke 10 putra putri Buchori Burhanudin tersebut hanya 3 anak yang membantu mengurus ponpes yakni Hanim, Umar dan Adib.
Dari informasi yang dihimpun, Ubaid Al Lutfi Haidaroh alias Lutfi, adalah 1 dari 7 DPO anggota teroris Aceh yang dikeluarkan oleh Polda Aceh. Ke-7 DPO itu yakni, Abu Yusuf, Ziad al Deni Suramto al Toriq, Tono al Rahmad al Bayu Seno, Pandu al Abu Asma, Abu Rimba al Munir al Abu Uteun serta Usman Al Gito.
(bdh/bdh)










































