Pondok pesantren yang diawasi tim elit kepolisian tersebut milik Buchori Burhanudin, orangtua Ubaid Al Lutfi Haidaroh Al Abu Jakfar alias Lutfi (30), tersangka teroris kasus bom JW Marriot 2003.
Lutfi sendiri alumni Ponpes Ngruki pimpinan Abu Bakar Baasyir yang baru bebas 2 tahun lalu. Kini Lutfi kembali masuk dalam DPO Mabes Polri, karena diduga terlibat dalam jaringan teroris Aceh.
Rusmini (45), istri Kepala Desa Nitikan kepada detiksurabaya.com di rumahnya mengatakan, dalam 1 bulan terakhir suaminya 2 kali didatangi tamu dari Jakarta dan Semarang. Menurut penuturan suaminya, tamu tersebut menanyakan seputar pondokan milik Buchori Burhanudin tersebut.
Sayangnya, saat detiksurabaya.com, Senin (29/3/2010), hendak mengkonfirmasi hal tersebut ke kepala desa, yang bersangkatan sedang berada di Jakarta untuk sebuah keperluan.
"Bapaknya yang lebih tahu mas, tapi sedang di Jakarta. Tapi yang saya tahu 1 bulan ini pernah ada tamu 2 kali dari Jakarta dan Semarang ngobrol-ngobrol seputar teroris. Kok terus menanyakan pondok pesantren Al Muslimun gitu," jelas Rusmini.
Rusmini menambahkan, Yayasan Pondok Pesantren Al Muslimun pimpinan Buchori Burhanudin memiliki 95 santri mulai MI, MTs dan MA. Yayasan ini juga telah membuka Pondok Pesantren baru di Dusun Ngrandu yakni Darul Wahyain yang berada sekitar 1 Km selatan Pondok Pesantren Al Muslimun. Ponpes Darul Wahyain ini dipimpin oleh Ustad Rosyid Ridho LC, anak Abu Bakar Baasyir. (bdh/bdh)











































