Dilarang Pentas Malam Hari, Penyanyi Dangdut Demo

Dilarang Pentas Malam Hari, Penyanyi Dangdut Demo

- detikNews
Senin, 22 Mar 2010 11:53 WIB
Dilarang Pentas Malam Hari, Penyanyi Dangdut Demo
Lamongan - Ratusan artis dan seniman dangdut yang tergabung dalam Persatuan Artis Musik Melayu Indonesia (PAMMI) Lamongan menggelar unjuk rasa. Mereka menuntut pencabutan larangan pentas malam hari yang dikeluarkan Polres Lamongan.

Aksi yang digelar PAMMI ini dimulai dari alun-alun Kota Lamongan dan dilanjutkan dengan long march menuju kantor bupati Lamongan, kantor DPRD Lamongan dan terakhir Polres Lamongan, Senin (22/3/2010).

"Kepada bupati dan ketua DPRD kami minta agar mau menandatangani pencabutan larangan pentas malam hari," kata Ketua PAMMI, Fauzi Nurrofiq, dalam orasinya. 

Dalam orasinya menyatakan, aksi PAMMI ini diikuti oleh ratusan penyanyi dan seniman musik dangdut agar polisi mencabut larangan pentas musik dangdut pada malam hari.

"Kalau pada saat pagelaran musik dangdut malam hari itu ada tawuran atau perkelahian, bukan musik dangdutnya yang harus diberangus tapi tawurannyalah yang harus dihentikan," tukasnya.

Lebih jauh, Fauzi juga menegaskan, para seniman dan penyanyi dangdut ini menggantungkan hidupnya dari bermain musik. Kalau kemudian musik dangdut dilarang pentas malam hari, maka mereka akan kehilangan mata pencahariannya.

Menurut Fauzi, pelarangan pentas musik dangdut pada malam hari itu jelas-jelas bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. "Kami juga berperan untuk melestarikan musik dangdut di Indonesia sebagai musik yang benar-benar musik melayu," tuturnya.

Dalam aksinya, penyanyi dan seniman dangdut ini, selain menggelar orasi, mereka juga bermain musik dan bernyanyi sambil bergoyang serta meneriakkan tuntutan pencabutan larang pentas musik malam hari.
(bdh/bdh)
Berita Terkait