Pria asal Waru, Kabupaten Pamekasan, Madura ini mengaku sudah 7 bulan tidak pernah mandi dan tidak dirawat karena tidak ada biaya. Sehingga penyakit kustanya makin parah dan mengeluarkan bau menyengat. Bahkan, bekas kecelakaan yang juga tidak dirawat sejak awal September 2009 membusuk dan terlihat besar.
Setelah dibuang keluarga dan diasingkan warga di hutan Desa Rombasan, Kecamatan Pragaan, Sumenep, Madura selama seminggu, praktis kehidupannya terasing. Bahkan saat ini Suryadi harus sendirian merawat dirinya. Sebab anak angkatnya, Fani (8) yang selama ini menemani dipaksa pulang oleh istrinya, Khusnul Khotimah (35) ke Muncar, Banyuwangi.
Dompet peduli ini akan dibuka hingga Rabu (24/3/2010) mendatang. Berikut pembaca detiksurabaya.com yang menyalurkan dompet peduli.
Anda ingin membantu meringankan beban Suryadi? Saatnya berbagi dan bergabung di forum detiksurabaya. (fat/fat)











































