Dalam gelar razia tersebut, semua kendaraan baik jenis roda dua maupun empat tak luput dari pemeriksaan. Selain melakukan pemeriksaan terhadap surat-surat kendaraan, polisi juga melakukan penggeledahan bagi kendaraan roda empat yang sedang melintas.
Wakapolres Probolinggo, Kompol Sucahyo, mengatakan razia teroris ini dilakukan atas perintah dari Polda Jatim dan Mabes Polri terkait tertangkapnya gembong teroris yang tewas ditembak di Pemalang beberapa waktu lalu.
"Razia ini untuk mempersempit ruang gerak teroris," katanya kepada wartawan di lokasi.
Kompol Sucahyo mengatakan, perbatasan PLTU Paiton itu termasuk obyek vital yang perlu dilakukan pengawasan. "Razia ini akan dilakukan siang malam. Karena ini memang perintah atasan," katanya.
Sementara itu, dari hasil gelar razia teroris tersebut, polisi berhasil menjaring puluhan kendaraan roda dua yang tidak membawa kelengkapan surat-surat kendaraan bermotor alias STNK atau Surat Izin Mengemudi (SIM).
(bdh/bdh)










































