Mayat laki-laki ini berperawakan sedang, tinggi badan sekitar 155 centimeter dan rambut ikal. Saat ditemukan, Jumat (12/3/2010) kondisinya cukup mengenaskan, karena selain hanya mengenakan pakaian dalam atasan, di bagian wajahnya juga terdapat luka lebam dan nyaris busuk.
Ditemui wartawan di lokasi kejadian, Hariono mengaku tidak sengaja menemukan mayat tersebut, karena secara kebetulan terjadi saat kailnya tersangkut ranting yang hanyut. "Pas saya tarik kail dengan kayu, nggak sengaja kayunya justru terkena mayat itu. Awalnya saya pikir bangkai, tapi nggak tahunya mayat," ungkapnya kepada wartawan.
Dari penemuan mayat tersebut dia lantas melapor ke warga sekitar dan dilanjutkan ke perangkat desa. Tak lama berselang, polisi yang juga mendapatkan laporan langsung melakukan olah TKP, meski tak banyak yang didapatkan, karena tak terdapat selembar pun kartu identitas di dalamnya.
"Sementara perkiraan kami mayat ini berusia sekitar 55 tahun, dan kemungkinan dia terpeleset sampai akhirnya hanyut," jelas Bripka Sutrisno, sanggota SPK Polresta Kediri di sela proses olah TKP.
Untuk penanganan selanjutnya mayat temuan tersebut dibawa ke kamar jenazah RSUD Gambiran, untuk dilakukan otopsi.
(bdh/bdh)











































