Setelah PAN menganggap Nurlaila sosok yang cerdas, PDIP sebagai pengusung Haryanti menganggapnya sebagai kader partai terbaik.
"Satu hal yang mendasari pilihan kami ke Ibu Haryanti adalah beliau kader partai terbaik, yang memang sudah selayaknya kami usung dalam pemilihan bupati mendatang," kata Ketua Haryanti Maskuri (Harmas) Center Miskan, saat dihubungi detiksurabaya.com, Selasa (2/3/2010).
Dalam pemilihan bupati mendatang, Haryanti memang berpasangan dengan Maskuri, pria bawahan suaminya yang saat ini menjabat sebagai Camat Gampengrejo.
Dalam keterangannya Miskan menganggap Haryanti sebagai sosok yang memiliki visi dan misi jelas dan sejalan dengan PDIP untuk memperjuangkan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kediri.
"Artinya beliau kami anggap sebagai sosok yang bisa ngejawantahkan apa yang menjadi keinginan partai. Beliau juga memiliki jiwa sosial yang tinggi, sama dengan partai dalam keinginannya meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.
Terkait persaingannya dengan Nurlaila, yang notabene sebagai istri siri Bupati Sutrisno, Miskan enggan banyak memberi komentar. Menurutnya, segala sesuatu yang bersifat privacy dianggap tidak bisa dicampuradukkan dalam keputusan PDIP mengusung calon.
"Wah kalau itu saya tidak berkomentar. Yang jelas Pak Sutrisno adalah ketua kami, Ketua DPC PDIP Kabupaten Kediri yang tentunya juga harus kami hormati, termasuk mengenai kehidupan keluarganya itu juga wewenang beliau dan menjadi urusan privacy beliau," jelas Miskan.
Saat didesak menjelaskan keputusan partai terkait hubungan suami istri antara bupati saat ini dan kandidat pengganti yang diusung PDIP, Miskan tetap enggan memberi komentar. Dia justru memilih mengungkapkan, keputusan pencalonan Haryanti merupakan rekomendasi DPP PDIP yang harus dijalankan dan dikawal untuk bisa meraih kemenangan.
"Saya sangat yakin DPP dalam memilih Ibu Haryanti sama sekali tidak melihat statusnya dan pasti lebih mengedepankan penilaian jika beliau memang kader terbaik. DPP pasti juga memiliki penilaian-penilaian hingga menjatuhkan pilihannya ke Ibu Haryanti. Dan kami di DPC sudah menjadi kewajiban kami untuk bisa mengawal apa yang menjadi rekomendasi partai," papar Miskan.
Dalam keputusannya mencalonkan Haryanti, DPC PDIP Kabupaten Kediri diakui telah melakukan pendekatan ke sejumlah partai lain. Dan sejauh ini beberapa diantaranya sudah dipastikan akan dijadikan mitra koalis. Diantaranya Partai Hanura dan PKNU.
Sebelumnya, dua istri Bupati Kediri Sutrisno dipastikan akan maju dalam pemilihan bupati masa bakti 2010 - 2015, yang akan digelar 12 Mei 2010 mendatang. Dua istri tersebut yakni Hj.Haryanti sebagai istri sah dan Nurlaila sebagai istri siri.
(fat/fat)











































