Sebelumnya sudah dilakukan pencarian namun dihentikan karena cuaca buruk. "Kami akan berkonsentrasi di sekitar TKP, sedangkan polair akan menyisir di tengah," ujar komandan Tim SAR Briptu Handoko kepada detiksurabaya.com di TKP, Senin (1/3/2010).
Handoko memperkirakan jasad korban berada tak jauh dari lokasi tenggelamnya. Hal ini karena ombak mengarah ke pinggir. Tentang metode pencarian, lanjut anggota polres itu pihaknya tetap mengacu pada prosedur. Yakni penyisiran selama 7 hari dan dievaluasi tiap dua hari sekali. "Kami berharap secepatnya ketemu," ungkapnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Mahfudz Effendi (19) hilang ditelan ombak saat hendak latihan Jiu Jitsu pada Minggu (28/2/2010). Mahfud warga Lingkungan Purno, Desa Tanjungsari.
(wln/wln)










































