"Tidak ada masalah. Semua penumpang bisa terangkut sampai ke tujuan," kata Plh Kahumas PT KA Daops VIII Surabaya, Heri Winarno saat dihubungi detiksurabaya.com, Minggu (28/2/2010).
Heri menerangkan, KA Mutiara Timur dari Surabaya yang berangkat ke Banyuwangi sekitar pukul 09.15 WIB, sudah tiba di Stasiun Jember. Kemudian penumpang dialihkan naik ke bus menuju ke Banyuwangi.
Sedangkan, penumpang KA Mutiara Timur yang anjlok, diberangkatkan dengan kereta darurat menuju ke Stasiun Jember dan menumpang KA Mutiara Timur menuju ke Surabaya.
"Jumlah penumpang yang menuju ke Banyuwangi saya belum monitor. Tapi secara umum tidak menganggu perjalanan penumpang. Untuk kereta barang, saya kira tidak akan terganggu, karena perjalanan kereta barang berangkat pada malam hari. Diperkirakan sebelum malam hari sudah bisa dilintasi," tandasnya.
Kereta Api Mutiara Timur dari arah Banyuwangi ke Surabaya anjlok antara Kalisat-Stasiun Kotok, Jember. KA itu membawa 9 rangkaian gerbong.
7 kereta anjlok, 1 kereta anjlok separuh dan 1 kereta tidak anjlok atau masih berada di atas rel. Kejadian itu terjadi pada pukul 11.29 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.
(roi/wln)










































