Pemuda yang sehari-hari bekerja sebagai pencari rumput membunuh ayah kandungnya karena kesal. Ayahnya ketahuan memukul adiknya yang bernama Adi (15). Sogol mengetahui hal itu setelah dia dilaporin oleh adiknya.
Mendengar cerita adiknya, Sogol bergegas pulang ke rumah. Sampai di rumah, dia dan ayahnya terlibat pertengkaran hebat. Bahkan keduanya sempat adu jotos. Dalam perkelahian Sogol kalah.
Tidak terima, Sogol masuk ke dalam rumah dan mengambil pisau dapur dan menyerang ayahnya. Perkelahian yang tidak seimbang Sueb mengalami luka tusuk di perut sebelah kiri.
Dalam kondisi terluka, Sueb berusaha minta bantuan, namun sekitar 20 meter dari rumah dia jatuh tersungkur. "Saya tahunya korban sudah tersungkur bersimbah darah," kata Sugito tetangga Sueb.
Warga sekitar kemudian mengamankan pelaku dan menelepon pihak kepolisian. Pelaku kemudian diserahkan ke polisi yang tiba beberapa saat kemudian. Ketika diperiksa polisi, Sogol mengaku khilaf menghabisi nyawa ayahnya. "Saya khilaf karena tak terima adik saya dipukuli," tuturnya dihadapan penyidik.
(wln/wln)










































