Korban ditemukan Tim SAR gabungan dalam kondisi tewas di Bendungan Selorejo berada sekitar 5 Km dari lokasi korban terseret banjir, Rabu (24/2/2010) petang.
"Korban kita temukan dalam kondisi terapung di bendungan," kata Kapolsek Ngantang AKP Endro Sujiat dihubungi via telpon, Jumat siang.
Kini evakuasi jenazah korban telah dilakukan oleh tim SAR. Untuk selanjutnya jenazah korban akan dibawa ke rumah sakit setempat. "Jenazah akan kami bawa ke rumah sakit disini bukan ke RSSA Malang. Setelah itu jenazah akan langsung dibawa pulang keluarga," ungkap mantan Kapolsek Ampelgading ini.
Endro menegaskan pihak keluarga sendiri enggan jika jenazah korban menjalani autopsi di RSSA. Karena keluarga sudah menerima kematian korban. "Keluarga menginginkan jenazah korban segera dimakamkan," imbuh Endro.
Seperti diketahui 29 tim SAR gabungan melakukan pencarain terhadap korban di aliran Kali Konto yang bermuara hingga Bendungan Selorejo. Upaya pencarian didukung dengan dua perahu agar memudahkan penyisiran.
Sebelumnya, satu korban banjir bandang berhasil ditemukan pada malam kejadian yakni Rabu (24/2/2010) sekitar pukul 22.00 WIB. Korban atas nama Sumali (38), pegawai Perhutani asal Kabupaten Bojonegoro.
Dua korban ini terseret banjir ketika melintas di jembatan membatasi wilayah Pujon-Ngantang. Dua motor yang dikendarai keduanya ikut terhanyut. Saat ini proses pencarian masih dilanjutkan untuk mencari satu korban lagi yang belum diketahui identitasnya.
"Menurut informasi warga ada satu korban lagi yang juga pengendara motor. Kami akan coba melakukan pencarian," tutur Endro Sujiat.
(fat/fat)











































