Pulau Giliyang Kecamatan Dongkek, Sumenep, Madura ditabrak kapal barang tak dikenal,
Kamis (25/2/2010).
Akibatnya, satu nelayan hilang setelah perahunya hancur dan tenggelam. Korban itu diketahui bernama Marjai (32), warga Desa Banraas (Pulau Giliyang), Kecamatan Dongkek. Sedangkan dua temannya berhasil diselamatkan nelayan lain yakni Amirudin (36), dan Nawan (39), warga Sapudi, Sumenep.
Tabrakan tersebut bermula saat nelayan tradisional tersebut asyik memancing. Tiba-tiba dari arah selatan ke utara, ada sebuah kapal barang yang tidak diketahui namanya menabrak hingga perahu nelayan hancur dan tenggelam.
Kepala Desa Banraas (Pulau Giliyang) Kecamatan Dongkek, Sumenep, Masdawi mengatakan, diduga kapal barang yang tidak diketahui identitasnya itu berasal dari Paiton, Probolinggo hendak ke Kalimantan.
"Biasanya, di Perairan Banraas ini kebanyakan kapal barang dari Probolinggo yang lewat menuju Kalimantan," terang Masdawi saat dihubungi wartawan via telepon.
Saat ini, kata dia, korban hilang masih belum ditemukan. Warga dan nelayan sekitar terus melakukan pencarian di sekitar lokasi. Diduga kuat, korban tidak bisa merenang dan terhanyut arus.
(fat/fat)











































