1 Korban Ditemukan, 3 Lainnya Masih Dalam Pencarian

Banjir Bandang Pujon

1 Korban Ditemukan, 3 Lainnya Masih Dalam Pencarian

- detikNews
Kamis, 25 Feb 2010 11:20 WIB
1 Korban Ditemukan, 3 Lainnya Masih Dalam Pencarian
Malang - Satu korban banjir bandang yang melanda kawasan Pujon, Malang sudah dievakuasi. Korban yang ditemukan bernama Sumali (41), warga Desa Sukorejo, Kabupaten Bojonegoro, ini ditemukan dalam kondisi tewas.

"Korban yang kami temukan itu, adalah korban yang sebelumnya tersangkut di pohon. Korban merupakan pengendara Honda warna merah bukan Yahama Mio seperti yang dituturkan warga," kata Kapolsek Pujon, AKP Lisnaryadi di lokasi kejadian, Kamis (25/2/2010).

Korban lain yang hilang juga masih dicari oleh  Tim SAR, aparat kepolisian dan TNI. Pencarian difokuskan dengan menyusuri hilir sungai. "Upaya pencarian masih kita lakukan, bersama SAR, POLRI, dan TNI," ujarn Lisnaryadi.

Lisnaryadi mengungkapkan, ketiga korban yang kini masih dilakukan pencarian, satu diantaranya telah diketahui identitasnya. Korban adalah Didit (25), warga Jalan Lesti, Kota Batu. "Satu dari tiga korban bernama Didit warga Batu. Korban merupakan pengendara Yamaha Vega R. Pencarian bersama keluarga masih dilakukan," tuturnya.

Adanya empat korban hilang terseret arus sungai saat melintas di jembatan yang membatasi wilayah Kecamatan Pujon dan Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, ini didapat dari keterangan saksi mata yaitu Pandri (45), sopir mobil pick up merupakan warga Kota Batu.

Empat warga terseret arus sungai dan semuanya korban berjenis kelamin laki-laki. "Tiga korban yang jelas warga Kota Batu dan luar Batu. Untuk warga Pujon sendiri tidak ada," jelasnya.

Sebenarnya kata Lisnaryadi luapan sungai juga sempat menyeret seorang pria bernama Agus (30) yang saat itu melewati kawasan tersebut. Beruntung dia bis menyelamatkan dirinya. "Korban selamat setelah berhasil meloloskan diri dari terjangan arus sungai," tandasnya. (wln/wln)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini