Acara berlangsung mulai pukul 09.30 WIB, Rabu (24/2/2010), diikuti puluhan anggota dan
pengurus kelompok nelayan. Selain itu nampak pula puluhan siswa SD Islam Terpadu (SDIT) ikut serta dalam kegiatan tersebut.
Meski berlangsung sederhana, namun acara yang digelar di pelataran Tempat Pelelangan Ikan (TPI) itu berlangsung khidmat. Pembacaan doa dipimpin Dahlan, tokoh nelayan setempat.
"Mari bersama kita panjatkan doa. Semoga Allah segera memberikan kesembuhan kepada eyang Habibah," ungkap Dahlan, memulai pembacaan doa seraya diamini seluruh peserta.
Suharno, Ketua TPI Tamperan ditemui wartawan usai doa bersama mengungkapkan kegiatan ini memang dilaksanakan mendadak. Bahkan tempatnya pun tidak dipersiapkan secara khusus.
Begitu mendengar kabar sakitnya ibunda presiden dari media, lanjut Suharno ia langsung berkoordinasi dengan anggota nelayan lain. Hasilnya disepakati, doa bersama dilaksanakan pagi tadi usai para nelayan bekerja.
"Kami para nelayan ikut prihatin dengan cobaan yang saat ini dialami bapak SBY. Semoga ibunda beliau segera sehat," kata dia.
Sebelumnya, santri Pondok Pesantren Tremas Kecamatan Arjosari Pacitan juga menggelar kegiatan serupa. Doa bersama dipimpin seorang pengasuh pondok dan diikuti ratusan santri dengan membacakan shalawat Thibbil Qulub sebanyak 41 kali.
(bdh/bdh)











































