"Dia itu menderita penyakit ganetik bawaan sejak lahir," kata dr Hari Widiono, kepada wartawan di RSU Wonolangan, Kecamatan Dringu, Selasa (23/2/2010).
Hari begitu mendengar kabar ada bocah yang menderita kelainan penyakit seperti Fathul Mu'in itu, langsung meminta kepada pihak keluarganya agar mengantarkan sang bocah itu ke RSU Wonolangan untuk diperiksa secara medis.
Ketika dlakukan pemeriksaan, menurut Hari, tubuh Fathul Mu'in mengalami krisis keringat atau dikenal dengan istilah hipodrotik. "Jadi kelenjar pori-pori kulitnya sedikit, sehingga keringatnya tidak bisa keluar dengan sempurna. Dan tubuhnya terasa panas," tandasnya.
Akibat penyakit yang diderita oleh sang bocah itu, pertumbuhan pada tubuhnya juga tidak sempurna. Seperti giginya yang tumbuh jarang dengan rambut berwarna merah.
Untuk menyembuhkan penyakit yang diderita oleh Fathul Mu'in, Hari Widiono kemudian memberinya resep obat secara gratis kepada kakek Fathul Mu'in yang turut serta mengantarkan cucunya itu ke RSU Wonolangan.
Diberitakan sebelumnya, Mu'in, bocah yang saat ini menempuh pendidikan di Ponpes Genggong, Pajarakan ini menderita penyakit langka sejak usia 2 bulan. Bocah ini harus mengguyur tubuhnya dengan air setiap kali merasakan tubuhnya panas. Bahkan, hidung Mu'in juga mengeluarkan darah apabila tidak segera disiram air.
(bdh/bdh)











































