Samawiyah yang mengaku nabi tersebut sudah hampir satu tahun berdakwa di desanya. Bahkan, 18 sampai 25 warga setempat telah menjadi pengikut setianya.
Dalam ajarannya, setiap orang muslim tidak perlu naik haji, karena dalam dirinya telah ada ka'bah, dan diwajibkan berpuasa seumur hidup secara terus menerus. Bahkan, dia juga mengaku telah memindahkan 5 arwah yang disiksa di neraka ke surga.
Dalam pertemuan di Kantor Kecamatan Arjasa itu, menurut Kapolsek Arjasa, Iptu Turmudzi, yang bersangkutan telah mengaku bersalah dan ingin bertobat. Untuk itu, Samawiyah akan dikembalikan pada keluarganya setelah mengakui kesalahannya.
"Ini hasil keputusan bersama Muspika, tokoh masyarakat, tokoh agama serta MUI kecamatan, sehingga yang bersangkutan dikembalikan pada keluarganya," kata Turmudzi dihubungi detiksurabaya.com via telepon selulernya, Senin (22/2/2010).
Yang bersangkutan termasuk para pengikut yang sudah meyakini ajarannya, tambah Turmudzi, saat ini tidak ditahan. Mereka nantinya akan diberikan pembinaan oleh tokoh agama.
"Yang bersangkutan dan para pengikutya dalam pembinaan tokoh agama," pungkasnya.
(bdh/bdh)











































