"Para pengikutnya juga percaya, sebab saat berdakwa sempat kesurupan lalu menyampaikan isi wangsitnya itu," kata Kapolsek Arjasa, Iptu Turmudzi, kepada detiksurabaya.com via telepon selulernya, Senin (22/2/2010).
Nama Ny Siti Hajar tersebut, kata Iptu Turmudzi, didapat Samawiyah langsung dari Allah melalui wangsit.
Bahkan lanjut Turmudzi, ajaran yang Samawiyah yang menyimpang seperti warga muslim tidak perlu naik haji, karena dalam dirinya telah ada ka'bah, serta pengikutnya diwajibkan puasa seumur hidup, katanya juga didapat dengan cara wangsit.
Yang tidak masuk akal, ungkap Turmudzi, wangsit itu didapat wanita yang mengaku sebagai nabi dengan cara kesurupan saat mengisi pengajian di rumahnya.
"Kesimpulan dari pertemuan muspika dan MUI kecamatan, yang bersangkutan dinyatakan penyebar aliran sesat," tegas Kapolsek.
(bdh/bdh)










































