"Jenazah tiba sekitar pukul 01.00," ujar Munari, salah satu tetangga, kepada detiksurabaya.com, Minggu (21/2/2010).
Satu keluarga yang mengalami kecelakaan tersebut menumpang mobil Daihatsu Xenia nopol L 1935 OD. Di dalam mobil terdapat 6 orang. Mereka adalah Haris , Buang Manalo, Tiur N Banurea (48), Nina Destianti, Endah Prasisca dan Suratno Stevanus William.
Dalam kecelakaan tersebut 4 orang tewas sedangkan 2 lainnya mengalami luka cukup parah. Yang tewas adalah Haris (sopir), Tiur (istri Buang), Endah (anak nomor 3) dan Suratno (anak nomor 4). Sementara Buang dirawat di RSU dr Soetomo dan Nina (anak nomor 1) dirawat di RS Saiful Anwar, Malang.
"Haris, pengemudi Xenia tidak ada hubungan dengan keluarga," lanjut Munari.
Dari 5 orang korban itu tambah Munari, 1 anak Pak Buang bernama Ivan selamat karena tidak ikut dalam rombongan tersebut.
Ivan, yang tengah menempuh pendidikan di Universita Airlangga Surabaya ini saat kecelakaan yang menimpa keluarganya terjadi tengah mengikuti KKN di daerah Tulangan.
"Ivan tidak tidak ikut dalam rombongan. Dia KKN di Tulangan," ungkap Munari.
Dari pengamatan detiksurabaya di rumah duka, saat ini para pelayat terus berdatangan. Dua karangan bunga dari PT Barata, tempat Buang bekerja juga terlihat di depan rumah duka.
(bdh/bdh)










































