Dia menjalani perawatan di ruang 13 rumah sakit milik Provinsi Jatim itu. Pihak keluarga Rina sendiri ditemui di IRD RSSA Malang enggan membeberkan secara jelas tentang kecelakaan yang hampir saja merengut nyawanya. Tidak ketahui apakah Rina anggota keluarga mobil yang rusak dalam kejadian itu.
"Kami tidak tahu yang sedang terjadi, Yang saya tahu Rina akan pulang ke Surabaya. Rina sendiri bekerja di bank ISBC Surabaya. Sampai saat ini kondisinya masih baik dan tidak meninggal dunia seperti kabar yang ada," kata lelaki mengaku saudara sepupu Rina.
Kecelakaan beruntun di Tretes berawal dari truk kontainer yang berisi air mineral tidak bisa mengendalikan kemudinya.
Truk ut menghantam mobil Xenia bukan mobil Avanza yang diberitakan sebelumnya. Mobil pick up dan 2 sepeda motor juga jadi korban dalam kecelakaan maut itu. 10 orang tewas di lokasi dan 1 meninggal di rumah sakit.
Sopir truk bernama Saimun (37), warga Desa Jati Greges, Kecamatan Pace, Nganjuk ini sudah ditetapkan tersangka oleh polisi. Dia mengalami luka robek pada bagian pipi kiri dan telapak kaki kiri. Ketika dibawa ke rumah sakit, pria ini dalam keadaan sadar dan mengeluarkan banyak darah.
Kecelakaan itu diperkirakan terjadi pada pukul 18.15 WIB, Sabtu (20/2/2010) di Dusun Kembarsari, Desa Gambiran, Kecamatan Prigen, Pasuruan. (wln/wln)











































