Dikira Kardus Berisi Durian, Ternyata Mayat Bayi

Dikira Kardus Berisi Durian, Ternyata Mayat Bayi

- detikNews
Sabtu, 20 Feb 2010 14:10 WIB
Pamekasan - Ahmad Rifai (14) dan ibunya, Ny Samsiah (42) tertegun ketika membuka kardus yang ada di depan rumah mereka. Awalnya mereka mengira kardus itu berisi kiriman durian ternyata berisi orok bayi yang masih lengkap dengan gumpalan ari-ari. 

Kardus berisi bayi itu ditemukan Ahmad saat dirinya hendak berangkat sekolah ke Madrasah Tsanawiyah (MTs) Panempan pada pukul 08.00 WIB. Kardus itu kemudian di bawa masuk Ahmad dan diserahkan pada ibunya.

Bayi yang disangka durian itu sudah tak bernyawa lagi. Di kardus itu juga terdapat celana dalam wanita yang berlumuran darah. Samsiah dan Ahmad Rifai warga Desa Bukek, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan ini langsung memanggil tetangganya mengabarkan kalau ada mayat bayi dalam kardus.

"Semula saya menyangka kardus itu berisi durian. Sekarang kan lagi musim durian. Setelah dibuka, ternyata berisi mayat bayi," kata Ahmad Rifai kepada wartawan, Sabtu (20/2/2010).

Sementara itu, Kapolsek Tlanakan, AKP Bambang, lalu membawa mayat bayi itu ke RSU Pamekasan untuk divisum. "Hasil visum menyatakan bayi berkelamin laki-laki itu, lahir prematur dan dilahirkan usia kandungan 7 bulan," kata Bambang.

Apakah bayi itu terlahir normal atau hasil aborsi, masih dalam penyelidikan polisi. Hasil sementara, visum menyebutkan bayi itu sengaja dilahirkan paksa. Kini, mayat bayi yang memiliki panjang 34 cm dan berat 2,7 kg itu disimpan di kamar jenazah RSU Pamekasan.

"Jika dalam waktu 2 hari tidak ada yang mengambil, maka mayat bayi itu akan dimakamkan di TPU Kolpajung," tandasnya.

(wln/wln)
Berita Terkait