CD Lecehkan Islam Diduga Dibuat Tahun 2007

CD Lecehkan Islam Diduga Dibuat Tahun 2007

- detikNews
Kamis, 18 Feb 2010 15:19 WIB
CD Lecehkan Islam Diduga Dibuat Tahun 2007
Sumenep - CD dan selebaran yang meresahkan umat Islam di Sumenep diduga dibuat 3 tahun lalu. Pasalnya, pada tampilan CD saat diputar muncul gambar seorang pria bernama Mohammad Ali Makrus, dan di bawahnya juga terdapat tulisan 2007.

CD yang sempat beredar di kalangan santri pondok pesantren di Kecamatan Pasongsongan dan Desa Mantajun Kecamatan Dasuk, Sumenep, Selasa (16/2/2010) lalu itu berdurasi 1 jam 11 menit 3 detik.

Saat CD diputar di kantor PCNU Kabupaten Sumenep, di dalam CD itu terlihat seorang pria berdiri di depan para jamaah. Sedangkan di belakang pria ini, nampak sebuah altar beserta simbol agama tertentu.

Secara umum, isi dari ceramah yang disampaikan dengan menggunakan bahasa Indonesia bercampur bahasa Jawa itu menyampaikan jika ajarkan agama Islam itu tidak benar.

Salah satunya, dengan tegas menyebutkan bahwa dalam Al Qur'an tidak pernah menyebutkan ada kalimat ikutlah Nabi Muhammad jalan lurus ke surga. Melainkan Nabi Isa sudah jelas dalam Al Qur'an disebutkan hingga 75 persen ikutlah isa jalan lurus ke surga.

Lebih jauh disebutkan pula jika Nabi Isa itu turun pagi-pagi, sehingga umat Islam salat subuh juga menyembah Nabi Isa.

Bahkan, dalam ceramahnya yang terlihat fasih dan hafal terhadap sejumlah ayat Al Qur'an menyebutkan jika tidak mungkin orang yang sudah mati bisa mengajak umatnya masuk surga, kecuali Nabi Isa yang masih hidup hingga saat ini dan ada di surga.

"Isa-lah yang mampu mengajak dan bisa mengantarkan umatnya ke surga, karena hingga saat ini masih hidup dan tetap ada di surga," kata penceramahnya itu.

Wakil Ketua PC NU Kabupaten Sumenep, Hasan Basri mengatakan, secara umum isi dari ceramah itu melecehkan ajaran agama Islam.

"Ajaran Islam itu diputar balikkan berdasarkan akal," kata Hasan, pada wartawan di kantornya, Jalan Raya Sumenep-Pamekasan, Kamis (18/2/2010).

Dia mencotohkan, di tengah ceramahnya itu disebutkan jika Tawaf dan lempar jumroh yang dilakukan jamaah haji sebagai permainan anak kecil. Bahkan, air zam-zam itu air PDAM yang sengaja dialirkan oleh pemerintah kerjaan Arab Saudi. Sang penceramah di CD juga mengatakan bahwa hajar aswad dihuni 8.888 jin.

"Dia juga bilang jika hajar Aswad itu dihuni oleh jin sebanyak 8.888," ujar penceramah dalam CD itu.

Untuk itu, NU Sumenep meminta kepada aparat keamanan agar segera mengusut pelaku penyebar CD yang melecehkan Islam. Sehingga, nantinya tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan oleh umat Muslim.
(bdh/bdh)
Berita Terkait