"Pemberian nama Jalan KH. Abdurahman Wahid ini untuk mengenang jasa-jasa beliau sebagai Bapak Bangsa," ungkap Hasan Aminudin di hadapan ribuan peserta gerak jalan di Kraksaan, Jumat (12/2/2010).
Selain mengenang jasa Gus Dur, kata Hasan, jalan ini bisa mengingatkan masyarakat agar tidak mudah lupa dengan perjuangan mantan Presiden Gus Dur yang selama ini selalu membela kebenaran.
"Jasa beliau terhadap bangsa ini sangat banyak. Makanya, dengan adanya pemberian jalan dengan nama KH. Abdurahman Wahid itu agar masyarakat selalu ingat dengan jasa-jasa beliau," tandasnya.
Hasan mengaku, Gus Dur tak hanya sebagai Bapak Bangsa, melainkan juga sebagai tokoh yang menjadi panutan umat Islam. "Ketokohan beliau itu tak hanya diakui oleh kalangan umat Islam saja, tetapi juga diakui oleh dunia. Mereka kagum dengan sosok seorang Gus Dur," tambah orang nomer satu di Kabupaten Probolinggo itu.
Kegiatan gerak jalan itu, tak hanya diikuti oleh masyarakat bisa, tapi juga diikuti oleh para pejabat teras Pemkab dan ribuan siswa di Kabupaten Probolinggo. Menariknya, para peserta memakai seragam kaos dengan bergambarkan Gus Dur sebagai wujud jika Gus Dur merupakan sebuah tokoh yang tidak bisa dilupakan jasa-jasanya.
(fat/fat)










































