Posko tersebut dibuka mulai hari dan akan berlangsung hingga Eka menjalani perawatan di rumah sakit. "Posko ini akan menggalang dana untuk Eka selama perawatan di rumah sakit sejak Eka dirujuk ke RSSA Malang dan RSU dr Soetomo, yang rencananya akan dilakukan hari ini," kata Penanggung Jawab Posko Peduli Eka, Cahyono kepada detiksurabaya.com di depan Posko Jalan Panji, Selasa (9/2/2010) pagi.
Sementara sejak dibuka pukul 08.00 WIB hingga pukul 10.30 WIB, posko peduli Eka Putra baru mendapatkan Rp 300 ribu. "Alhamdulillah uang sudah terkumpul sebesar 300 ribu, ini dari teman-teman yang ada disini saja. Ini merupakan awal yang baik dan mudah-mudahan berguna untuk Eka," tambahnya.
Cahyono menambahkan, posko ini dibuka seharian penuh untuk melayani para penyumbang yang datang ke posko. "Akan ada wartawan yang stand by di sini sejak pagi sampai sore," imbuh wartawan Harian Bhirawa ini.
Sedangkan orangtua Eka Putra, Solihin (39) dan Sunarnik (27) warga Jalan KH Agus Salim, Desa Clumprit, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, sedang mengurus surat miskin ke dinas kesehatan.
"Hari ini saya harus ke dinkes menyelesaikan surat keterangan miskin untuk memudahkan proses administrasi Eka di RSSA Malang," kata Solihin yang sehari-hari menjadi buruh tani kepada detiksurabaya.com saat di RSUD Kanjuruhan Jalan Panji, Kepanjen.
Solihin mengaku dirinya bertekad untuk mencari kesembuhan anaknya, meskipun harus dibawa ke Surabaya. "Yang kami resahkan biayanya nanti mas, kami sendiri sudah tidak punya apa-apa lagi. Seperti pengalaman yang dulu biaya obat sangat besar," kenangnya.
(fat/fat)











































