Mus ditangkap setelah polisi memeriksa HFD dan IDN. Dihadapan polisi HFD mengakui kalau dirinya yang ada dalam adegan itu tapi bukan dirinya yang merekam adegan syur bersama pacarnya IDN.
Mus-lah yang merekam adegan itu kemudian menyebarkan video itu pada beberapa temannya. Mus adalah tetangga HFD, bahkan mereka berdua adalah teman akrab. Tapi, Mus membantah kalau dirinya yang menyebarkan video itu pada oranglain.
"Sumpah, saya tidak tahu siapa yang mengedarkan, saya hanya disuruh merekam, selanjutnya HP yang berisi rekaman itu langsung dibawa kabur sama teman saya," tutur Mus di sela-sela pemeriksaan, Kamis (4/2/2010).
Polisi saat ini mengejar seorang berinisial SY. SY adalah orang yang menyuruh Mus merekam adegan syur HFD dan IDN. Namun karena masih dalam pengejaran, polisi tidak mau menyebutkan siapa SY. "Dari hasil pemeriksaan, Mus mengaku disuruh temannya berinisial SY untuk merekam adegan syur itu," kata Kasat Reskrim Polres Situbondo, AKP Sunarto.
Sampai saat ini belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka. Pameran video dan perekam diminta wajib lapor. "Semua yang kita minta keterangannya masih berkewajiban untuk wajib lapor setiap harinya. Kami masih mengejar sejumlah orang yang disebut-sebut tahu asal muasal masalah ini," tutur Sunarto.
(wln/wln)










































