Lebih dari 100 kayu jenis jati dan akasia serta pohon pisang roboh dan aliran listrik ke dua desa mati total. Bahkan, kandang ayam milik warga berukuran 22x9 meter dan kamar mandi Masjid Nurul Jannah Desa Totosan ambruk total.
Salah seorang, Mahrullah (43), warga Desa Totosan, Kecamatan Batang-Batang, Sumenep mengatakan, angin kencang disertai hujan deras melanda 2 desa mengejutkan semua warga.
"Puting beling itu berlangsung sekitar 2 menit dan datang dari arah barat," terang Mahrullah kepada detiksurabaya.com di lokasi.
Saat ini, warga dua desa tersebut masih mewaspadai datangnya puting beliung susulan. Pasalnya, kondisi dua desa itu masih gerimis dan warga mulai gotong royong membersihkan kayu yang roboh karena mengganggu arus lalu lintas.
(fat/fat)











































