"Warga Sudah ngomong pada pak Lurah, supaya yang mengadakan ujicoba rudal harus bertanggung jawab," kata Suhar (45), tetanggak korban saat ditemui di RSUD Haryoto, Lumajang, Rabu (27/1/2010) malam.
Dari pengamatan detiksurabaya.com, malam ini puluhan warga Desa Pandan Arum masih hilir mudik ke rumah sakit tempat dua korban selongsong rudal dirawat. Kedatangan mereka untuk melihat kondisi Muhammad dan istrinya yang luka parah.
"Kita ingin tahu kondisi pak Muhammad dan Bu Tiyamah, mas," ujar Suhar (45), diamini beberapa tetangganya yang lain.
Seperti diberitakan sebelumnya, rudal yang diuji cobakan oleh PT Pindad Malang memakan korban. Selongsong rudal tersebut jatuh menimpa gubuk yang dihuni oleh pasangan suami istri warga Dusun Rekesan, Desa Pandan Arum, Kecamatan Tempeh, Lumajang.
Akibat kejatuhan selongsong rudal ujicoba tersebut, Muhammad (60), mengalami luka bakar pada tubuhnya. Sedangkan istrinya, Tiyamah (50), kaki kirinya putus. (bdh/bdh)










































