Akibat kejadian ini, Ketua Bidang Sumber Daya DPDP PDIP Jawa Timur, Buchori, menunda konfercab untuk pemilihan pengurus cabang Pamekasan.
"Jika kisruh begini, konfercab ini harus dihentikan dan akan dilanjutkan dalam waktu yang tidak ditentukan," tegas Buchori, yang juga Walikota Probolinggo, kepada wartawan, di halaman Aula PKPN, Selasa (26/01/2010).
Kekisruhan ini dipicu dengan penetapan ketua cabang yang baru. Begitu nama Adriono Agus dan Saiful Bahri dimunculkan, suasana konfercab memanas. Peserta konferansi saling interupsi dan berujung saling mengumpat.
Suasana pun semakin memanas. Kursi plastik berwarna hijau pun melayang ke depan
podium. Lemparan kursi pertama disusul lemparan kedua dan ketiga. Seketika, peserta konferensi semburat keluar aula PKPN.
Bahkan, kekisruhan juga berlanjut di luar arena konfercab. Karena tidak puas, sejumlah peserta tampak menusuk 4 ban mobil milik peserta konferensi. Beruntung, satu regu anggota Polres Pamekasan berhasil meredam amarah peserta konferensi.
Kasubag Ops Polres Pamekasan, Kompol Bambang yang memimpin langsung pengamanan konfercab menyatakan tidak ada peserta yang diproses hukum dalam kejadian tersebut. "Semua bisa terkendali," katanya.
(bdh/bdh)











































