Sekitar 300 karyawan di bagian produksi pabrik penghasil spongsit itu, menjauh dan berjajar di sepanjang trotoar kawasan industri itu. "Kami sempat ketakutan karena api sangat besar," kata Sugianto (32), seorang pekerja kepada wartawan di lokasi.
Salah satu mesin pembangkit listrik yang berbahan bakar batu bara, habis terbakar. Menurut seorang karyawan, Sugeng (31), api tiba-tiba membesar saat para karyawan sedang bekerja. "Saat api membesar, mesin dimatikan dan semua pekerja diminta keluar," ujar Sugeng.
Dalam pantauan detiksurabaya.com, kebakaran itu terjadi di salah satu ruangan di bagian belakang pabrik. Para wartawan yang datang ke lokasi, sempat dihalangi seorang personalia. Bahkan wartawan RCTI sempat didorong-dorong hingga hampir terjatuh.
Setelah kobaran api mulai mengecil, para wartawan baru diizinkan masuk. "Tak perlu lapor, kamera tidak rusak dan tidak ada pemukulan. Meski saya sempat didorong-dorong,” jelas Shalahuddin (29), wartawan RCTI usai meliput kebakaran itu.
Sementara, Polres Mojokerto belum memastikan penyebab kebakaran itu. Pihak manajemen juga tidak bisa dikonfirmasi perihal kerugian kebakaran itu. "Belum, masih kami dalami penyebabnya," kata Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Samsul Makali, di lokasi.
(bdh/bdh)











































