Kapolwil Kediri Diterpa Isu Suka Selingkuh

Kapolwil Kediri Diterpa Isu Suka Selingkuh

- detikNews
Senin, 25 Jan 2010 15:45 WIB
Kediri - Kabar tak sedap menerpa Kapolwil Kediri, Kombes Heru Purwanto. Orang nomor satu di Mapolwil Kediri ini diisukan melakukan serangkaian tindak asusila kepada polwan bawahan dan mantan personelnya di sejumlah kesatuan.

Kabar tak sedap tersebut menyebar melalui 2 lembar selebaran yang menyebar di tengah masyarakat Kota Kediri, terutama di kalangan kiai. Selebaran tersebut ditujukan kepada Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Dauri (BHD) dan ditembuskan ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), ibu negara Ani Yudhoyono, Ketua Kompolnas, Ketua Ombusdman, KPK dan sejumlah lembaga tinggi negara lainnya.

"Yang pertama menerima justru para kiai dan setelah itu menyebar ke temen-temen dan masyarakat," kata salah seorang wartawan senior di Kota Kediri yang enggan disebutkan namanya, Senin (25/1/2010).

Dalam surat tanpa disertai tanggal dan ditulis dalam ketikan komputer tersebut dituliskan, tindakan asusila terakhir kali dilakukan Heru Purwanto terhadap Bripda K. Namun kejadian tersebut tidak diketahui persis kejadiannya, dan disebutkan tak tersebar luas kabarnya, setelah sang korban dikabarkan dibelikan mobil Honda Jazz.

Dalam selebaran yang sama Heru Purwanto juga disebutkan melakukan tindak asusila kepada polwan dan sejumlah wanita lain. Yaitu kumpul kebo dengan seorang wanita bernama E, saat yang bersangkutan menjabat Kabag Lantas Polwil Solo.

Saat menjabat Dir Lantas Polda Jateng, Heru Purwanto disebutkan juga menikah siri dengan seorang wanita bernama Maya, dan saat menjabat Dir Lantas polda Riau dia dikabarkan menggauli seorang polwan berinisial SR.

Selain itu perwira yang sudah hampir 2 tahun menjabat sebagai Kapolwil Kediri tersebut juga disebutkan pernah menikah siri dengan seorang polwan di tempat yang sama bernam Briptu F.

Namun seluruh kasus tersebut tidak terendus media, karena seluruh korbannya 'dibungkam' dengan dibelikan rumah dan mobil. Salah satunya diterima Briptu F yang dibelikan rumah di Griya Bunda Blok B2 Perum Griya Bunda, Pekanbaru, dan sebuah mobil Honda Jazz.

Surat yang dikirimkan atas nama polwan di jajaran Polwil Kediri dan diwakili oelh AKP AJR tersebut juga tertulis, seluruh korban tidak melapor karena telah mendapatkan sejumlah fasilita mewah. Jajaran polwan mengaku menuliskan surat tersebut karena tidak terima atas perlakuan yang diterima rekan sejawatnya. (bdh/bdh)
Berita Terkait