Bermain di kandang "Singo Edan", Persiba membungkam suporter tuan rumah dengan mencetak dua gol dalam selang empat menit di pertengahan babak kedua, melalui Fery Ariawan di menit 72 dan 76.
Arema hanya mampu membalas satu gol menjelang pertandingan usai, melalui sundulan Dendi Santoso, memanfaatkan momen sepak pojok di menit 87.
Kemenangan ini membuat Persiba tinggak berjarak tiga poin dari Arema di peringkat dua dengan nilai 30 dari 16 pertandingan. Adapun Arema masih bertengger di puncak dengan 33 poin dari 17 kali bertanding.
"Pemain kami lebih sabar dan tanpa tekanan, terutama di babak kedua.Makanya semua gol dapat diciptakan di babak kedua," kata pelatih Persiba Hariyadi usai pertandingan.
Dari kubu tuan rumah, pelatih Arema Robert Rene Albert mengakui materi tim tamu lebih baik dari skuadnya hari ini. Hal ini antara lain terlihat dari kemampuan anak-anak Balikpapan dalam memainkan bola dan menekan pertahanan Arema.
"Pemain belakang kami masih muda dibanding mereka," jelas pelatih asal Belanda itu. "Semua pemain dalam kondisi prima. Bukan berarti kita kalah, karena kondisi pemain kita lemah," ungkapnya.
Diakui juga kurangnya konsentrasi Fahrudin dan kawan-kawan berakibat fatal terutama di babak kedua. "Pemain kami kurang konsentrasi," tegasnya.
(a2s/bdh)











































