Mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan, sejumlah personel polisi dan TNI tampak disiagakan di depan rumah Agung, Selasa (19/1/2010).
Salah satu tokoh masyarakat setempat, Ustad Musa, tidak menampik adanya rumor pembakaran tersebut. "Orang-orang kiai dan fanatik Islam di Situbondo sangat banyak, bisa jadi hal itu memang akan dilakukan. Oleh karenannya saya meminta agar aparat dapat menjaga keamanan di desa kami ini," terang Musa saat dikonfirmasi detiksurabaya.com.
Ustad Musa, kembali mengingatkan kasus penistaan agama yang dilalukan oleh Saleh pada tahun 1996. Sebab saat itu warga muslim di Situbondo murka hingga membakar semua gereja di kota santri ini.
"Kami sudah menempatkan sejumlah personel polisi untuk mengamankan rumah Agung, karena kami juga khawatir terjadi hal tidak diinginkan, jika memang harus mengadakan penambahan personel ya akan kita lakukan. Kita lihat situasi dan kondisinya dulu, yang jelas saat ini kondisi masih kondusif," ungkap Kapolres Situbondo, AKBP Rahmad Taufiq Hidayat, saat dihubungi detiksurabaya.com. (bdh/bdh)










































