Kenek truk yang bernama Hadi Hardiantoro (32) juga terluka. Namun luka Hadi tidak parah dan hanya lecet di bagian kaki dan tangan.
Menurut saksi mata, Munaji (52) kecelakaan itu berawal dari sepeda motor yang melaju kencang dari arah timur. Truk tangki air mineral bernopol S 9586 P yang dikemudikan Agus, berusaha menghindar lalu terperosok ke dasar sungai di area persawahan.
Saat terperosok, badan truk terbalik dengan posisi ruang kemudi di bagian bawah. Tubuh Agus terjepit dengan kepala terluka akibat benturan keras. "Itu keras sekali, sehingga terdengar dari rumah kami," ungkapnya.
Evakuasi korban dan truk air mineral itu membutuhkan waktu lama. Selain kondisi truk yang terbalik, juga karena jalan cukup curam. Mobil derek milik Satlantas Polres Mojokerto, sempat kesulitan mengevakuasi truk itu.
Truk tangki itu dibawa Agus ke Kota Mojokerto, untuk didistribusikan ke sejumlah agen air isi ulang. Akibat kecelakaan itu, distribusi menjadi terhenti. Jenazah Agus saat ini dibawa ke RSUD Mojokerto untuk diotopsi.
(wln/wln)










































